Gerak vertikal adalah gerak lurus yang menempuh arah vertikal. Dalam menempuh geraknya gerak vertikal mendapatkan percepatan konstan berupa percepatan gravitasi yang arahnya selalu menuju pusat bumi.
Dalam kehidupan sehari-hari mungkin kita secara tidak sadar telah melakukan konsep gerak vertikal. Sebagai contoh, ketika bermain bola bekel kita melemparkan bola secara vertikal ke atas, pada selang waktu tertentu bola tersebut berhenti sejenak kemudian bergerak kembali ke bawah. Peristiwa seperti ini merupakan salah satu contoh gerak vertikal.
Dalam fisika, gerak vertikal pada dasarnya memainkan peran penting konsep gerak lurus yakni konsep GLBB (Gerak Lurus Berubah Beraturan). Penyebab gerak vertikal mengalami gerak lurus berubah beraturan yaitu adanya percepatan gravitasi yang selalu menarik benda apapun menuju pusat bumi.
Konsep gerak vertikal terdiri atas tiga kelompok, yaitu gerak jatuh bebas, gerak vertikal ke atas dan gerak vertikal ke bawah. Tiga kelompok gerak vertikal tersebut memiliki perbedaan, mari kita simak perbedaan gerak jatuh bebas, gerak vertikal ke atas dan gerak vertikal ke bawah.
Gerak Jatuh Bebas
Gerak jatuh bebas adalah gerak suatu benda dari ketinggian tertentu tanpa memiliki kecepatan awal
Gerak Vertikal ke Bawah
Gerak vertikal ke bawah adalah gerak suatu benda yang sengaja dijatuhkan dengan kecepatan tertentu (
Gerak Vertikal ke Atas
Gerak vertikal ke atas adalah gerak suatu benda yang dilemparkan ke atas secara vertikal dengan kecepatan tertentu
(
Dari penjelasan di atas, dapat kita simpulkan ciri-ciri gerak jatuh bebas, gerak vertikal ke atas, dan gerak vertikal ke bawah sebagai berikut
Gerak Jatuh Bebas
Gerak Vertikal ke Bawah
Gerak Vertikal ke Atas
Dengan ciri-ciri tersebut, maka bisa dengan mudah kita uraikan rumus gerak jatuh bebas, rumus gerak vertikal ke atas, dan rumus gerak vertikal ke bawah dengan pemahaman konsep GLBB pada materi sebelumnya.
Rumus Gerak Jatuh Bebas
Hubungan kecepatan, percepatan dan waktu
Hubungan ketinggian, percepatan dan waktu
Hubungan kecepatan, percepatan dan ketinggian
Rumus Gerak Vertikal ke Bawah
Hubungan kecepatan, percepatan dan waktu
Hubungan ketinggian, kecepatan, percepatan dan waktu
Hubungan kecepatan, percepatan dan ketinggian
Rumus Gerak Vertikal ke Atas
Hubungan kecepatan, percepatan dan waktu
Hubungan ketinggian, kecepatan, percepatan dan waktu
Hubungan kecepatan, percepatan dan ketinggian
Keterangan :
Setelah kita memahami konsep gerak vertikal, mari kita perkuat pemahaman dengan contoh soal gerak jatuh bebas, gerak vertikal ke atas dan gerak vertikal ke bawah.
Contoh Soal Gerak Jatuh Bebas
Doni sedang beristirahat di bawah pohon mangga sambil menyenderkan punggungnya. Buah mangga tampak terlihat matang pada
tangkainya dengan ketinggian
Contoh Soal Gerak Vertikal ke Bawah
Seekor anjing galak sedang berlari, Toni memperhatikan bahwa kecepatan anjing berlari selalu sama tiap selang waktu yaitu 2 m/s. Jarak horizontal terhadap pengamatan vertikal Toni adalah 4 meter. Toni berniat melempar anjing tersebut dengan bola kasti miliknya pada saat jarak horizontalnya 2 meter, diketahui bahwa Toni merupakan pelempar jitu sehingga setiap lemparannya selalu mengenai sasaran. Agar anjing tersebut terkena lemparan bola kasti Toni, maka berapa kecepatan awal bola yang harus Toni berikan dan berapa kecepatan bola kasti saat mengenai anjing tersebut jika Toni berada di atas pohon yang tingginya 6 meter dari tanah?
Contoh Soal Gerak Vertikal ke Atas
Seseorang melemparkan bola secara vertikal dengan kecepatan awal
Penutup
Demikian tulisan mengenai konsep gerak vertikal yang terdiri atas gerak jatuh bebas, gerak vertikal ke bawah dan gerak vertikal ke atas. Semoga tulisan ini dapat membantu sobat semua dalam memahami konsep gerak verikal. Mohon maaf apabila dalam tulisan ini terdapat banyak kekurangan, kritik dan saran yang membangun akan senantiasa saya harapkan.
Terimakasih atas kunjungannya.